Hmm..interesting..
Ooooh, get me away from here I’m dying, sing me a song that set me free..

Selamat Hari Kenaikan BBM!

Kalau minggu lalu alasan mengapa orang tidak menonton Indonesian Idol karena acaranya kian membusuk dan ada siaran langsung Piala Thomas Semifinal Indonesia VS Korsel, maka hari ini semakin banyak saja yang juga mengurungkan diri untuk tidak nonton Indonesian Idol untuk mengantri BBM.

Sore ini pemerintah Republik Indonesia menaikkan harga BBM Premium dari 4500 ke 6000, solar jadi 5500, dan minyak tanah 2500. Sebenarnya ancang-ancang kenaikan sudah diisyaratkan jauh hari dan bahkan kemarin (atau hari ini) saya baca dikoran bahwa dalam 1-2 hari lagi akan dinaikkan itu harga BBM karena semakin memberatkan APBN. Ya secawra disubsidi melulu. Secara pribadi saya mendukung kenaikan BBM, karena memang harga minyak naik dramatis sampai level 135 USD, tapi harus diingat bahwa kompensasinya tidak dalam bentuk BLT, karena BLT itu seperti memberi baju kepada orang miskin artinya gak bakalan ada perubahan nasib. Kalau dikasih modal kerja itu lebih baik, ya  nggak?

Anyway, besok kebetulan saya bakalan ke Bandung. Awalnya tidak ada rencana buat ikut macet-macetan ngantri BBM di SPBU karena panjang juga tuh antrian. Namun, berhubung tanki bensin sudah menyentuh titik nadir, maka dipaksakan juga jam 10.30 Malam melaju ke SPBU. Tadinya bakalan ke SPBU Jatiasih, namun amboi macetnya sampe 300 meter aja. Yang di komsen juga begitu. Penuh. Ibu saya bilang,
“Ah, mendingan gak usah aja daripada nonggeng isukanana jeung musti ka dokter mayar 50rebu” (mendingan ga usah aja daripada besok sakit dan mesti ke dokter besoknya bayar 50rb)

Tapi ternyata SPBU di segitiga emas (versi gw) yang terletak diantara Ciangsana, komplek, dan komsen tidak sepenuh yang lain. Ini dikarenakan untuk menuju SPBU ini diperlukan perjuangan yang melelahkan melewati jalanan offroad dari komsen yang sering membuat ban kempes atau 7 kilometer dari Cibubur. Tapi dari rumah saya paling cuman 1.5 kilometer. Walhasil kita hanya butuh waktu 12 menit untuk bisa mengisi.

“Bisa 100ribu?”
tanya saya
“Wah, nggak bisa mas, cuman boleh 75rb”
kata penjaga SPBU.

Mana besok bakalan ke Bandung dan kalau cuman isi 75rb artinya bakalan keisi setengah saja. Maka selepas mengisi 75rb, kita pulang dengan antrian yang sebenarnya tidak seberapa. Dimasa yang sulit seperti sekarang ini, hal terbaik yang harus dilakukan adalah memutar otak. Maka saya memutuskan untuk tukeran kursi dengan bapak dan muter lagi ke SPBU itu untuk mengisi 75rb lagi. Hanya butuh 12 menit lagi dan keisi penuh deh. Tentunya saya tidak datang ke line yang sama, tapi pindah ke line sebelah untuk mengisi 75rb itu. Lalu selepas mengisi 75 rb itu kami pulang sambil tertawa jahat…. (no just kiddin)

Mulai besok, days are getting crazy in this republic.. kita lihat apa yang akan terjadi..Apakah akan terjadi perpecahan atau kerusuhan.. I think it’s STUPPIDDD kalo sampai ada demo berujung kerusuhan.. Bingung BBM Naik? Cari solusi dong..Kayak orang2 di komplek gw yang berencana naik mobil bareng ke kantor dan beberapa sudah Bike 2 Work…. Hemat listrik, matiin TV pas jam 6-9 malam… yang kayak gitu kan lebih masuk akal daripada bikin demo-demo gak jelas.. nah, kalo gw bakalan ngapain ya? well, so far gw jadi agen pemati lampu dan listrik di rumah.. tiap ada barang2 elektronik nyala gak jelas gw matiin.. trus menjadi pengguna setia angkot dan untuk  jurusan2 dekat mendingan jalan kaki daripada naik motor..

4 Responses to “Selamat Hari Kenaikan BBM!”

  1. hari ini gak kemana2 ah.. :D

  2. agen pemati lampu dan listrik di rumah ???

    same dong posisi kite

  3. di tai-land, hampir semua angkutan umum pake gas semua… BBM nya sengaja dimahalin, dan gas disubsidi, biar mobil pribadi juga beralih ke gas. Mungkin gas nya dari tai kali ya… biogas gitu…kan namanya juga tai-land, hihihi

  4. @ windi, harus bgitu dong..

    @ ya emang harusnya bgitu sih, secawra gas juga lebih bersih..


Leave a Reply