Penting ya?
Pada kompas edisi minggu kemarin ada sebuah artikel kecil dari Samuel Mulia tentang betapa pentingnya eksistensi diri dan keinginan untuk memamerkan sesuatu kepada orang lain melalui perkataan atau tulisan yang sebenarnya apabila tidak dikatakan atau dituliskan hal itu juga tidak akan berpengaruh pada makna kata itu sendiri. Got it?
Okay, yang dicontohkan Samuel Mulia adalah percakapan dibawah ini.
A : Eh, malam ini jalan yuk?
B : Aduh, nggak bisa euy ada temen dari Amerika datang.
Nah, keberadaan kata Amerika itu sebenarnya sangat tidak berpengaruh pada kalimat atau informasi yang akan disampaikan. Namun keinginan untuk menginformasikan bahwa temennya dari Amerika itu harus di bold-kan agar bisa menggambarkan bahwa temennya itu dari Amerika. Hahaa..
Ah, anyway, dari sebuah milis yang saya ikuti ada sebuah pembicaraan pada beberapa orang tentang “Kebangkrutan Amerika Serikat yang telah mendekat”. Si thread starter mengatakan bahwa kebangkrutan Amerika dipicu oleh akan pensiunnya beberapa investor utama Amerika dan akan menarik dana yang mereka investasikan, lalu Amerika sudah mengeluarkan dana untuk pos-pos yang tidak penting, dan yang terakhir adalah utang Amerika Serikat yang sebegitu besarnya. Nah, diujung pembicaraan si thread starter bilang :
“Menurut keponakan saya juga, memang begitu : USA bangkrut ! Dia pernah kerja slama 2 tahun di Amrik dan sekarang mau ke sana lagi ………… …… katanya !”
Urgensi dari kata-kata “Dia pernah kerja slama 2 tahun di Amrik dan sekarang mau ke sana lagi” itu sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan pendapat si keponakannya yang menyetujui bahwa Amerika bakalan bangkrut. He he he.. Jadi apa dong tujuannya?
Lalu tentunya ada yang membalas dong. Nah, yang membalas ini sebenarnya tidak menjawab pertanyaan orang tersebut karena sibuk, namun ia menuliskan
“Abis bikin bubur kacang campur durian montong, ngerebus ubi, bikin telor dadar, gara2 warung makan halal satu-satunya deket masjid tutup…….”
Ha ha ha ha…
Lalu ada lagi yang menjawab namun diujung kalimat disertai oleh :
“di sudut salah satu kota di Texas yg mulai panas, asal jangan ada hurricane deh”
Hi hi hi hi…
Ternyata Samuel Mulia itu benar. Hihihihi
Loading...
Q : Kamu bisa bahasa Inggris?
A : Saya pernah tinggal 1 tahun di London
*kabur…
Ade - May 29, 2008 at 10:32 am
hahahahahaha… siapa yg bilang gitu? as far as i know, it;s UK not London.. hahahaha… monyet lo de!
agn - May 29, 2008 at 3:39 pm
hahaha… turut ketawa menanggapi komentar ade…btw unik bo tulisannya. Emang begitu. Tp mgk ada juga yg pengen informatif.
osi - May 29, 2008 at 4:33 pm
Ngik ngik nguik…
ok revisi deh.
Q : Kamu bisa bahasa Inggris?
A : Saya pernah tinggal 1 tahun di UK
How’s dat. Wekekekkekee..
Ade - May 29, 2008 at 4:35 pm
@ osi : ya sih.. uhm well..
@ ade : hmm.. interesting..
agn - May 29, 2008 at 7:00 pm