Tidak jadi tipes
Setelah googling tentang ciri-ciri penyakit tipes, maka saya menemukan posting dari milis [balita_anda] tentang seperti apa gejala orang yang terkena tipes.
Gejala tipes yang khas.Setelah melaui periode inkubasi sekitar 10-14 hari, gejala yang dirasakan
pada minggu pertama adalah serupa dengan penyakit infeksi umumnya, yaitu
demam, nyeri kepala, pusing, nyeri otot, tidak nafsu makan, mual, muntah,
sembelit atau mencret. Penderita merasakan ada ganjalan (tidak enak) di
perut, batuk dan mimisan. Suhu badan penderita meningkat.
Pola demam yang khas pada penderita demam tifoid adalah dimulai dari suhu badan yang meningkat sedikit (subfebril) malam hari, hilang esok harinya. Demam kembali pada malam hari, makin lama makin tinggi (panas) demamnya.
Dan semua yang dikatakan sangat mirip dengan apa yang saya rasakan. Ini bukan maag atau keracunan atau radang tenggorokan. Serem banget. Langsung saja saya tes darah untuk memastikan apakah saya terkena tipes atau tidak. Untung di Gunung Putri yang tercinta ini semuanya lengkap, ada laboratorium, sekolah, supermarket, mall, bioskop, makanan mahal, murah, tempat wisata, apa lagi? Yang patut dihujat hanya jalannya yang amburadul!
Sebenarnya saya sudah ke dokter dua hari yang lalu, namun belum ada perubahan yang berarti. Kepala masih sakit, perut rasanya mual, dan suka cepat capai. I need second opinion! Makanya saya tes darah untuk memeriksa Tipes & Demam Berdarah. Kenapa dua-duanya? karena bisanya gejala yang diberikan hampir mirip. Setelah mendapatkan hasil tes maka pemeriksaan akan lebih mudah lagi untuk mengidentifikasi apa yang sedang terjadi didalam tubuh.
Setelah darah diambil dan diperiksa 1 jam, maka hasilnya keluar. Dinyatakan bahwa S Typhy-O saya 1/80 yang artinya memang ada gejala namun rendah. Bahkan orang Indonesia itu baru akan terjangkit kalau sudah ada kadar S-Typhy O nya 1/320 (kalo orang bule 1/80 udah mampret katanya.. he he he). Kadar leukosit saya pun masih dalam range normal 5000-1000 sel/ul, begitu juga dengan Trombosit. Seperti yang kita ketahui bahwa leukosit alias darah putih adalah ksatria putih yang akan melawan infeksi dalam tubuh, kalau Trombosit turun biasanya salah satu pertanda terkena demam berdarah. Dan untungnya trombosit saya baik-baik saja. Terlalu resah gelisah kali ya gw? he he he…
Kata dokternya
“Ah, ini mah nggak apa-apa”
Terus saya kasih lihat obat yang sebelumnya saya makan dan dia bilang terusin aja, cuman nambah vitamin aja supaya badan lebih fit.
Selepas dari dokter, badan saya terasa lebih enak. Banyak yang bilang sebenarnya obat itu hanya menyembuhkan 20% dari penyakit, sisanya disembuhkan karena kita berkonsultasi dengan sang dokter dan kita merasa nyaman bahwa ada yang mendengarkan keluh kesah kita. Makanya dulu pernah saya ke sebuah dokter, lalu uniknya dokter ini malahan lebih mirip psikolog yang terus menerus memaksa saya untuk bercerita tentang masalah yang tengah saya hadapi. Hasilnya? Gw nggak dikasih obat, malahan dikasih wejangan. Padahal saat itu saya merasa sakit panas dan pusing. Dia bilang “Selesain aja dulu itu masalah, ngomong sama orang yang kamu sedang bermasalah”
Maka saya pulang dengan terbengong.
Jadi.. ternyata saya tidak sakit tipes. la la la, thank God, karena Juni ini saya bakalan sangat sibuk.
Loading...
1. syukurlah kalau sehat dan gak jadi tipes..
2. tahun lalu gua sempet bgitu. diduga tipes ato db. tapi cek darah slalu negatif. tnyt itu karena sakit gigi (bungsu) yg udah parah. hehe..
3. pengen jalan bagus ? bertetangga lah dg pejabat. karena pejabat pasti komplen soal jalan jelek. dan komplennya di dengar
imgar - June 1, 2008 at 8:01 pm
1. Alhamdulilah iya Gar… gw juga males kalau sampai harus tipes artinya musti bedrest..
2. Kekekekekkeke…
3. Padahal daerah belakang perumahan gw CIANGSANA dimana yaitu adalah rumah SBY… okey, mungkin gak directly dibelakang perumahan sih, 10 KM an dr komplek gw.. hahaha..
agn - June 1, 2008 at 9:27 pm
alhamdulillah kalo begitu..
hanggadamai - June 2, 2008 at 10:12 am
syukurlah…
alhamdulillah..
ikutan horor gw dgr gejala2 yg loc ritain kmrn
phita - June 3, 2008 at 5:46 pm
tolong dooong ada yang tau skt sy gak………aku wktu itu mudik nah di perjalanan itu mkn wk aku tu 1 hr 1 mlm……wktu perjalalan itu aku sdh diare…..tp krn mkn obat jd stop……setelah aku kembli ke rmh aku skt lg …..gejala nya kaya msk angin keringetan tiba2 dan perut gak enak bnget,,,,,,,,,badan jg gak enak…..leher blkng ky berat gt……..cm kdng baik lg kdng skt lg…….udah ke dr ssseh……tp diagnosa kt nya msk angin atau gejala tipes .aku jd bngung………sekarang jg sk cpt cpk lah gt…….temen2 ada yang tau gak aku skt apa……..anyway thx…….
eny - October 23, 2008 at 4:23 pm
Duh kykx q mirip ama ciri2 itu.. Badan panas, pusing, suka diare mgkn 20 menit sekali..
Sybro - May 31, 2009 at 8:28 am