Hmm..interesting..
Ooooh, get me away from here I’m dying, sing me a song that set me free..

Gladi Resik

Ola! Selasa ini ada acara Gladi Resik Penerimaan Mahasiswa Baru di kampus dan saya adalah salah satu diantara mereka. Mengingat sekarang adalah tahun ajaran baru, maka tentunya kehadiran mahasiswa S1 yang jumlahnya 3000-an orang itu ada pula, selain mahasiswa Master & Doktor yang diterima di semester ganjil dan genap.

Anyway, saya datang ke SABUGA jam 7.30 pagi. Lari-lari kecil setelah memarkirkan motor. Lalu ada what-so-called mahasiswa-mahasiswa S-1 yang mengoordinir pergerakan kita. Sebenarnya mereka adalah bagian dari INKM (bentuk baru dari OSKM) yang tugasnya melakukan orientasi kepada mahasiswa baru S-1. Berbeda dengan OSKM jaman dulu yang mukanya serem-serem dan tampak jarang mandi, panitia INKM ini lebih ramah namun tetap dengan muka jutek.

What really annoyed me adalah ketika mereka bilang
“Langkahnya dipercepat”
dengan gaya yang diserem-seremin. Mungkin mereka ngira gue anak S-1 ya? Karena mas-mas yang didepan saya tidak menerima perlakukan yang sama. Hanya saya dan beberapa anak yang mukanya masih SMA banget. Apakah muka gue SMA juga? ha ha ha..

Dan ini tidak sekali. Ketika sampai di pintu utama SABUGA, saya masih tetap diarahkan ke anak-anak S-1 yang pintu masuknya agak jauh ke kiri. Terus gw kan udah bilang kalau gw bukan S-1 dan ok beberapa percaya. Tapi pas mau masuk ke dalam gedung-nya banget, saya masih ditanya lagi sama mbak-mbak yang tampaknya adalah anak MENWA,
“S-2?”

Wakakakakakka…

Didalam SABUGA hangat.. Manusia banyak banget. Ternyata setelah dijelaskan oleh Pak Rektor, hari ini ada rencana pemadaman listrik, tapi mengingat ada Gladi Resik ini maka PLN menangguhkan dengan syarat penggunaan listrik dihemat 50%. Jadinya lampu dan AC dihemat. Tapi besok normal-normal saja. Ada satu kata yang cukup menarik dari sedikit wejangan Pak Joko kepada mahasiswa S-1 yang baru tentang kemandirian,

“Anda harus menjadi mandiri, kalau semua rakyat Indonesia mandiri, maka nanti dalam acara-acara seperti ini kita tidak perlu berpanas-panasan seperti ini..”

Besok kita disuruh pake baju kemeja putih dan dasi.. Dan saya tidak punyaaaaaaaaaaaaaaa!

3 Responses to “Gladi Resik”

  1. kalau di ugm, pas wisuda pun gak perlu pake jas atau kebaya buat perempuan. tapi cuma pake baju putih dan bawahan item plus dasi. simpel…

  2. siap, mandiri!

    terus, saling menghargai, bersinergi!

  3. @imgar : bagus atuh lebih simple dan murmer…

    @ angger : SIAP!


Leave a Reply