Rock Garden & Gua Pawon
Mungkin bagi kebanyakan orang Padalarang bukanlah tempat yang menarik! Sayang sekali mereka salah. Jutaan tahun yang lalu, tempat ini merupakan bagian dari sisi dari Danau Purba Bandung yang kini telah mengering. Melalui batu gamping yang mengelilingi wilayah Padalarang, kita bisa paham bahwa memang lingkungan masa lampau wilayah ini adalah perairan. Kenapa? Well, Batu Gamping kan masuk kedalam batuan sedimen, batuan sedimen kebanyakan berada diwilayah yang rendah dan mengingat kebanyakan transportasi butiran itu menggunakan air, maka kita bisa mengatakan bahwa memang batuan sedimen itu biasanya mengindikasikan sebuah sistem perairan (marine atau lacustrine). Kita juga bisa mengecek fosil-fosil di batuan. Gw nemuin beberapa bentuk cetakan algae, koral, fosil pelecyopods (kerang), yang ada disini (menurut mata gw itu fosil ya.. heheh). Nah, kalo dikorelasikan dengan lingkungan modern, kita nemu begituan dimana? ya perairan lah ya..
Ari dengan latar belakang bukit yang dihancurkan.
Anyway, setelah perjalanan panjang, kita sampai juga di daerah menuju Rock Garden. Disisi-sisi jalan menuju kesana, tambang gamping telah merusak bukit-bukit itu. Sangat menyedihkan, karena kemiskinan dan kebodohan telah memaksa masyarakat dan pemerintah kabupaten untuk mengeksploitasi sesuatu yang sebenarnya bernilai ilmu tinggi.

Saya mau jatuh ditengah rock garden
Kita berjalan sedikit menanjak untuk melihat rock garden itu. Dan lihatlah… susunan batuan yang sangat unik, dibentuk oleh alam dengan cantik.. Beberapa batuan tampak berbentuk lubang-lubang. Saya mencurigai proses kimiawi telah membuat lubang-lubang itu. Dan seperti yang saya bilang sebelumnya, saya menemukan banyak sekali bentuk-bentuk koral yang cantik, kerang-kerang, semacam algae dalam bentuk fosil. Pengetahuan Paleontologi saya masih sedikit, tapi setidaknya saya mencoba untuk menganalisa! hehehe.. kalau salah minta maaf.. Pemandangan disini luar biasa, sayang sekali ladang-ladang telah meruntuhkan hutan-hutan yang seharusnya menambah cantik pemandangan.
Kami melanjutkan perjalanan menuju Gua Pawon. Jalannya sedikit downhill (baliknya uphill!!). Gua Pawon merupakan lokasi ditemukan fosil manusia purba, seorang wanita dengan anaknya (katanya ulu). Jadi dari jalan utama yang butut, kita turun dan menuju tebing besar dimana disana bisa ditemukan sebuah gua besar. Gua nya bagus.. Sekali lagi, kebodohan telah menggerogoti kecantikan gua itu. Coretan pilox disana-sini merusak semuanya. Ternyata memang korupsi itu jahat sekali ya, membuat kebanyakan kita jadi semakin tidak berpendidikan dan tidak berbudaya.
Menuju Gua Pawon
Tapi semakin kita masuk kedalam semakin terasa juga nuansa rumah masa lampau tempat hidup manusia purba. Dahulunya, sisi-sisi gua ini merupakan danau. Sehingga para manusia purba bisa mengambil ikan dan air dari sini. Kayaknya mah gitu ya.. hehehe… Gua di Pawon in terbagi atas beberapa kamar yang besar. Bagian dimana ada fosil, kini ditutup dengan pagar besi dan ada barb wire diatasnya. Padahal isinya cuma replika. Pagar yang tak ramah itu membuat perjalanan agak menyebalkan.
Akhirnya kami semua turun dengan perasaan *cukup senang*. Terutama buat saya yang baru pertama kali ke sini. Pada perjalanan pulang, saya menemukan pohon jambu batu liar yang mateng-mateng buahnya. Langsung aja diterjang, barengan sama Ari. EdaN!! Buahnya masak dan segar! Manis!! Rasanya beda banget dengan buah yang kita beli dari supermarket atau pasar! Ini bener-bener seger!!! Kami pun pulang dan mengakhiri perjalanan ini dengan makan siang bersama di Timbel Istiqomah bandung.




Loading...
ihhh nyolong jambu orang!
niki - November 3, 2008 at 9:11 pm
hua..ini yang hari minggu kemaren ? kerenn….
imgar - November 4, 2008 at 6:20 am
@ nick : yang haram emang enak.. hahaha.. jambu liar kaleeeeeee!
@ imgar : om, kemarin kenapa gak ikutan?
agn - November 4, 2008 at 8:00 am
gw minggu kemaren malah ke kota tua lagi hahaha tp sepertinya lebih seru jalan2 elo yah?
ferli - November 4, 2008 at 8:54 am
lah elu bukannya ke Bromo??
agn - November 4, 2008 at 10:27 am
mas,, ini mas anggun ya???/kebeneran mas,,asik jg ni jalan-jalan..hehe.pernah TA ato study khusus di padalarang ga??? klo ada bagi2 info lbh banyak ya ttg padalarang…ok
ada geologi regionalnya ga??
thx yak
maisi - November 5, 2008 at 12:56 am
saya ke bromonya tanggal 27 nov bukan kemaren, berniat ikut???? masih dibuka loh pendaftarannya :p
ferli - November 5, 2008 at 9:47 am
entah nih, musim ujan sih….
agn - November 5, 2008 at 10:21 am
wah mbak maisi, mending tanya ke Pak budi brahmantyo, dia kan salah satu ahli cekungan bandung..
agn - November 5, 2008 at 12:02 pm
huu.. memang sih, tapi biarlah.. walaupun sebenernya gw blom ngajuin cuti
) tau deh dikasi apa nggak, tp yg laen dah oke smua
ferli - November 5, 2008 at 2:07 pm
eh fer, si okeu ikut juga ya ke Bromo?
agn - November 5, 2008 at 5:44 pm
Kren reportnya gun, gla masa seh ada jambu liar dan buahnya bagus gt, biasanya kan rusak sama srangga sbelum bner2 mateng
mi - November 6, 2008 at 2:11 am
james, ada beberapa buah yang letaknya agak paling atas udah dimakan kalong, tapi pohon ini hebatnya cukup pendek dan dahannya menjulur kebawah. Nah didahan terendah pun ada buah yang mateng.. Tampaknya yang bagian bawah ini terlindung dari serangga atau hewan2.. Lagian sebagian dari buah ini masih ada yang belum mateng menandakan (menurut gw) bahwa emang gw datang di waktu yang tepat untuk memetik.. hehehehe..
agn - November 6, 2008 at 9:02 am
iya, dia ikut juga, di sby ktemuan ama joejoe juga
ferli - November 6, 2008 at 11:03 am
nah!!!!!! gw juga mau ketemu jojo, minta dianterin ke lumpur porong…
agn - November 30, 2008 at 7:05 am
gw aja yang orang cimahi baru tw skrang GUA PAWON…
hahah..dasar..
bodony agw
irfan hilmi - September 27, 2009 at 4:51 pm
wah.. sayang pisan..
xyz - September 30, 2009 at 8:47 am